Cerita Asli Sosok Keluarga Penolong Korban Banjir di Tol Ngawi-Madiun yang Videonya Viral

Sebuah video seorang pengendara mobil menolong korban banjir viral di media sosial.

Video tersebut menampilkan pengendara mobil yang melintas di ruas tol diduga di Tol Madiun yang terendam banjir.

Penumpang dalam mobil yang melintas di ruas tol tersebut dikejutkan dengan beberapa warga yang berjalan di genangan banjir.

Salah seorang penumpang yang merekam kejadian tersebut bahkan terkejut karena ada bayi yang diajak melintasi banjir.

“Tolong mas, tolong,” teriak seorang pria yang berada di genangan banjir.

“Ya Allah kae bayek yah, cepet meduno (Ya Allah itu bayi yah, cepat turun),” ujar wanita yang merekam kejadian tersebut.

Wanita tersebut dan keluarganya kemudian berhenti di tepi jalan tol dan segera menolong para korban banjir tersebut.

Video tersebut ternyata direkam oleh Nanda Sapto Wati (43), warga Pare, Kediri, Jawa Timur.

Kepada Tribun-Video, Nanda mengisahkan bahwa kejadian tersebut terjadi di ruas Tol Ngawi-Madiun, Jawa Timur.

“Jadi itu kami baru pulang dari Jogja, pas lewat situ laju mobil saya minta pelankan karena mau lihat banjir di tol yang diberitakan di TV mas,” ujar Nanda kepada Tribun-Video, Jumat (8/3/2019).

Namun saat tengah merekam, Nanda dan keluarganya malah dikejutkan oleh penampakan 1 keluarga yang terjebak banjir.

“Jadi emang jalannya (mobil) pelan pelan di pinggir, tiba-tiba suami saya yang duduk di depan bilang itu ada orang mah. Kebetulan di depan sudah ada satu mobil yang berhenti,” ujar Nanda menceritakan ulang peristiwa tersebut,

Sang suami, Sujadi (48), serta anaknya, Nayotama (17) langsung turun dan mencoba menyelamatkan satu keluarga tersebut.

“Itu kasihan mas ada bapak sama ibu gendong dua anaknya, padahal banjirnya tinggi sampe seleher. Jadi bapak dari mobil yang pertama berhenti mau nolong tapi gabisa berenang, terus suami sama anak saya yang berenaang nolongin dua anaknya dulu,” ujar Nanda.

Setelah berhasil menolong suami, istri dan dua anak dari genangan banjir, Nanda memberi selimut karena kedua bocah menggigil kedinginan.

“Langsung saya kasih selimut, sama satunya jaket dari bapaknya yang mobil satunya. Soalnya Anaknya sudah menggigil kedinginan mas, mungkin sudah lama kerendem air.” ujar Nanda.

Nanda menjelaskan bahwa keluarga yang ditolongya tersebut tak mau diantar, dan hanya berterima kasih karena telah ditolong.

“Abis itu mau kita anter tapi gamau, cuma pas kita lanjutin perjalanan ada kaya Pos SAR. Mungkin mereka kesitu.

Disebutkan Nanda bahwa keluarga tersebut awalnya hendak menuju titik kumpul, namun karena ada pagar pembatas berduri mereka kesusahan hingga akhirnya malah terbawa arus.

“Mereka jalan di pinggir tol, cuman kan ada itu pagar duri. Eh malah mereka keseret arus,” imbuh Nanda.

Terkait Aksinya merekam kejadian tersebut, Nanda mengaku tidak sengaja dan tak meliki niat apapun.

“Itu gasengaja karena emang niatnya ngevideoin banjirnya. Kami murni cuman mau menolong karena kasian mas, untuk itu ketahuan soalnya sebenranya ada petugas polisi cuman posisinya di seberang Tol yang berlawanan jadi mungkin gakeliatan,” ujar Nanda sembari terisak mengingat kembali kejadian tersebut.

Sumber: tribunnews.com

Leave a Reply