Pahala 3 Amalan Ini Mengalir Terus Sampai Hari Kiamat

Manusia adalah makhluk  ciptaan  Allah yang dikaruniai akal pikiran, sehingga dapat memikirkan terlebih dahulu apakah yang akan dilakukannya itu bermaanfat untuk dirinya  atau tidak.

Karena karunia Allah kepada manusia berupa akal itulah, sehinga menjadikan manusia itu menjadi salah satu makhluk yang diberikan tanggung jawab oleh Allah untuk beribadah kepada-Nya, hidup dengan mengikuti aturan dan mempunyai tujuan, tidak seperti hewan dan tumbuhan yang hidup begitu saja tanpa memilki tanggung jawab.

Allah berfrman  di dalam al Quran yang artinya: tidaklah aku menciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah kepada–Ku.

Beribadah berarti menyembah,yaitu melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Dan perintah serta larangan Allah itu terdapat di dalam al Quran dan Hadist. Dan untuk mengetahuinya tentu saja manusia diwajbkan untuk mempelajarinya.

Sedangkan tujuan hidup manusia di dunia ini sejatinya adalah untuk mengumpulkan bekal untuk kehidupan selanjutnya yang abadi yaitu akhirat.

Semua makhluk hidup di dunia ini pasti akan merasakan kematian, oleh karena itu menjadikan kebahagiaan dunia sebagai tujuan dari kehidupan manusia adalah kesia-siaan, karena semua yang dirasakan dan dimiliki di dunia ini akan ditinggalkan dan tidak akan dibawa mati.

Tentu saja untuk mencapai  kebahagiaan akhirat, manusia harus selalu taat kepada Alllah , banyak melakukan amal baik, dan menjauhi perbuatan dosa.

Karena perbuatan baik akan menjadi pahala yang akan menjadi jalan untuk mendapatkan kebahagiaan akhirat, sedangkan amal buruk akan menjadi dosa yang akan membuatnya jauh dari  kebahagian akhirat.

Manusia jika sudah meninggal, maka habis baginya kesempatan untuk mendapatkan pahala kecuali tiga perkara.

Tiga perkara ini akan menjadikan pahala  terus megalir meskipun sudah tidak bernyawa.

Di dalam sebuah hadis dijelaskan, dari Abi Hurairah ra dari Nabi saw, beliau bersabda:

إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Apabila seorang hamba meninggal, maka terputuslah amalnya kecuali 3 : sedekah jariyah, ilmu yang bermanfat, serta anak sholeh yang senatiasa mendoakan kebaikan baginya”

Pertama, sedekah jariyah, yaitu sedekah yang pahalanya terus mengalir, seperti memberikan dana atau tenaga untuk pembangunan masjid, maka selama masjid tersebut digunkan untuk beribadah , maka pahala akan terus mengalir untuknya

Kedua, Ilmu yang bermanaat,  yaitu ilmu yang diamalkan dengan cara diajarkan kembali atau dipraktekan sehari-hari sehingga dicontoh oleh yang lain, maka selama ada yang mengikuti ilmu yang penah dia ajarkan selama itupun pahala akan terus mengalir untuknya.

Ketiga, Anak sholeh yang senantiasa mendokan orang tuannya. Anak yang sholeh pasti akan terus mengenang jasa kedua orang tuanya sehingga tidak akan berhenti untuk senantiasa mendoakan orang tuanya untuk mendapatkan kebikan di akhirat.

Itulah tiga amal yang tidak akan terputus pahalanya. Oleh karena itu mari kitaa manfaatkan dengan baik kesempatan hidup yang masih Allah berikan kepada kita, karena manusia tidak tahu sampai kapan dia akan hidup.

Sumber: islami.co

Leave a Reply