Sudah Dandan Cantik, Pengantin Ini Terima Kabar Duka Bahwa Calon Suaminya Meninggal Dunia

Tujuan dari sebuah pernikahan tentu bahagia selamanya bersama orang yang dicintai. Sebelum menikah juga ada banyak sekali persiapan yang harus matang, agar acara hari H berjalan sesuai dengan harapan.

Namun, yang namanya musibah memang datang kapan saja tanpa direncanakan, yang awalnya hari bahagia bisa menjadi saat paling berduka.

Seperti yang menimpa pengantin perempuan ini. Tinggal menghitung jam menjelang sah-nya sebagai seorang istri, calon suaminya mendapat musibah hingga meninggal dunia.

Membayangkan saja sudah ikutan sedih kan, apalagi jika kita memposisikan dirinya sebagai sang pengantin.

Kabar duka ini pertama kali diposting oleh akun Dewi Rias pada Selasa (19/2/2019). Dalam akunnya tersebut, ia menuliskan bahwa kejadian ini terjadi di di Majalengka, Jawa Barat.

Saat itu, pengantin wanita (Novi Puspitasari) sudah didandani sangat cantik, dan sedang menunggu calon suaminya (Yusril Mahendra) datang.

Sayang, yang ia terima malah kabar duka suaminya yang meninggal dunia.

“Inalilahi wainalilahi rojiun hari ini aturan bahagia tp allah berkehndak lain berganti duka saat pengantin cewe udh cantik di makeup mnungu sang pengantin datang tp yg datang kabar brduka kecelakaan dn mninggal ya allah ikut mrasakan gmna duka ny,” tulis akun Dewi Rias.

Sayang, postingan tersebut kini sudah dihapus karena tak tega dengan pengantin perempuannya.

Postingan ini kemudian viral dan dikemeetari oleh banyak netizen, salah satunya ada akun Dhean Al Zura yang mengatakan bahwa mempelai laki-laki tersebut adalah adik iparnya.

Lebih jelas lagi ia mengatakan bahwa malam sebelumnya, si pria keluar untuk satu keperluan, tetapi tidak memberitahu pihak keluarga.

Barulah keesokan harinya, keluarga bingung karena si calon mempelai tak ada di kamar. Singkat cerita, polisi kemudian datang ke rumah mereka dan mengatakan bahwa si laki-laki itu kecelakaan dan meninggal dunia.

Kisah menyentuh hati seperti di atas bukan pertama kalinya terjadi sahabat. Ada banyak sekali kejadian yang membuat hari pernikahan yang seharusnya bahagia malah berakhir dengan derai air mata.

Kamu tentu masih ingat dengan pengantin wanita yang meninggal tertabrak kereta api saat hendak menyebarkan undangannya?

Atau kisah Tere dan Candra yang juga enggak kalah bikin mata berair. Dua minggu jelang pernikahannya, calon suami, Candra akan mengambil undangan yang kemudian bakal mereka antarkan ke kerabat.

Namun dalam perjalanannya ia meninggal karena terlibat kecelakaan lalu lintas.

Dari beberapa kejadian di atas, kita bisa mengambil pelajaran, dalam budaya pernikahan biasanya kedua mempelai dipingit (tidak diperbolehkan ke mana-mana dan melakukan perjalanan jarak jauh).

Meskipun dipingit itu menyebalkan, bahkan bisa berarti sebagai ‘siksaan’ untuk sebagian pasangan, tetapi filosofi di dalamnya cukup dalam, loh.

Melansir thebridedept.com, pingit berarti menjaga kebugaran, aura kecantikan, menjaga rasa rindu, kepercayaan serta bahkan keamanan sang pengantin.

Karena, hari-hari sebelum pernikahan adalah detik-detik sakral yang biasanya tantangan lebih banyak datang, baik kepada lelaki ataupun perempuannya.

Kejadian di atas mungkin memang sudah menjadi takdir si pengantin wanita untuk tidak dibersamakan dengan orang yang ia cintai.

Namun, di satu sisi itulah manfaat dari pingitan, agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan sebelum pernikahan digelar.

Sumber: boombastis.com

Leave a Reply